5 Penyebab Utama Website Anda Jadi Lambat

5 Penyebab Utama Website Anda Jadi Lambat

Bagi orang yang sudah berkecimpung di ranah bisnis online akan sangat memperhatikan kecepatan loading website, karena akan mempengaruhi pengunjung hingga penjualan. Semakin cepat loading website, maka orang yang berkunjung akan semakin banyak yang akhirnya akan menaikkan penghasilan anda.

Pada artikel ini akan memberikan ulasan tentang pentingnya kecepatan loading sebuah website yang akan berpengaruh terhadap performa bisnis anda. Artikel ini juga akan memberikan informasi tentang penyebab website lambat, cara test kecepatan serta cara meningkatkannya.

Pemahaman Kecepatan Website

Kecepatan website adalah waktu yang digunakan oleh halaman website untuk memuat di web browser, yang dituju oleh pengunjung website. Ada beberapa proses yang akan bekerja saat Anda mengakses sebuah halaman web antara lain:

  1. Proses terkirimnya file-file halaman website dari server ke web browser
  2. Web browser membutuhkan waktu untuk menerima pengiriman file
  3. Web browser akan mengolah serta memuat halaman di website juga membutuhkan waktu

Proses-proses di atas tertuju pada browser yang menjadi patokan kecepatan website, dan hal inilah yang harus benar-benar perhatikan.

Dampak Kecepatan Website di Dunia Bisnis

Anda perlu pemahaman tentang pengaruh website terhadap bisnis agar mengetahui batas minimal kecepatan yang dibutuhkan website bisnis. Dari hasil penelitian Google, sebanyak 53% pengunjung akan meninggalkan website jika kecepatannya lebih dari 3 detik. Dan penelitian lain menyatakan bahwa per 1 detik pada loading website yang terlambat, maka 7% konversi anda akan hilang begitu saja.

Dampak yang akan didapatkan jika website lambat adalah:

  • ketika sebuah website loading lambat, maka sebanyak 79% konsumen tidak akan merasa puas bahkan tidak akan kembali lagi.
  • pengunjung menjadi tidak percaya lagi terhadap bisnis Anda.
  • pengunjung akan menyampaikan kekurangan bisnis Anda kepada pengunjung lain yang akhirnya akan menurunkan kualitas bisnis Anda karena banyaknya orang yang kecewa.

Namun jika website anda memiliki kecepatan loading, maka akan sangat menguntungkan bisnis anda. Tak hanya menguntungkan bisnis, tetapi anda akan mudah untuk menawarkan produk digital yang akan menambah pengunjung untuk mengunduh produk tersebut.

Faktor Penyebab Website Lambat

Ada banyak faktor yang mempengaruhi website menjadi lambat seperti yang diulas di bawah ini.

  1. Pemilihan Server Web Hosting Yang Tidak Tepat

Kecepatan website dan server web hosting bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, karena server adalah faktor utama yang mempengaruhi cepat atau lambatnya sebuah website. pemilihan server yang tidak tepat akan membuat performa menjadi buruk dengan kecepatan yang tidak maksimal.

Tak hanya jenis server, karena lokasi server juga memiliki pengaruh terhadap performa. Jika pengunjung berada jauh dari letak server loading website di browser orang tersebut juga semakin lambat.

  1. Tema Berlebih

Semua orang pasti menginginkan website-nya terlihat elegan, sehingga sedemikian rupa website yang dibarengi berbagai elemen visual dianggap sangat menarik, termasuk header ukuran besar, sliding dan widget.

Namun untuk bisnis, hal tersebut harus dihindari karena website anda akan semakin lama loading-nya jika halaman website semakin kompleks, sehingga berpengaruh pada koneksi yang buruk saat diakses dari browser ponsel.

Apalagi tidak semua ukuran layar dapat menampilkan semua elemen-elemen visual tadi, yang justru akan memporak porandakan website dan kehilangan pengunjung.

  1. Instal Plugin Berlebih

Plugin memang sangat membantu untuk memudahkan menambahkan fitur di website, seperti tombol share ke media sosial hingga page builder dan check-out pembelian. Namun meskipun keberadaannya sangat membantu, plugin memakan bandwidth server apalagi jika plugin yang Anda gunakan tidak update atau kompatibel dengan versi CMS yang justru akan berpengaruh pada performa website yang akan semakin lambat.

Baca Juga :  7 Tahapan Dalam Membuat Blog dan Tips Dalam Optimasi Blog

Jadi disarankan menginstal plugin harus selalu update dan juga mengambil plugin yang benar-benar dibutuhkan, sehingga tidak terlalu banyak plugin yang ada di website anda.

  1. Penuh Dengan Iklan

Sebuah website yang dipasangi iklan tentu menjadi sebuah keuntungan, karena dapat menambah penghasilan bagi pemilik website. Namun, disarankan agar memasang iklan tidak terlalu banyak di website. Pengunjung tentu akan merasa terganggu karena kemunculan iklan-iklan tersebut, dan banyaknya banner pemasaran yang terpasang akan memperlambat loading website anda.

Iklan yang muncul di website membutuhkan HTTP request, di mana  jika proses request sedang terjadi terlalu banyak pada saat pengunjung mengakses sebuah halaman, maka server akan bekerja terlalu keras.

  1. Database Yang Terlalu Besar

Database berfungsi menyimpan data website seperti username, password, posting, kategori posting, komentar dan plug in. Semakin berkembangnya website Anda, data-data itu hanya akan tertumpuk.

Jadi anda harus menambah rutinitas dengan  mengecek daftar posting yang yang telah trash atau plugin yang sudah dinonaktifkan untuk dihapus  atau plugin agar mengurangi ukuran database.

 

Mengecek Kecepatan Website

Untuk memeriksa kecepatan website, anda tak perlu lagi mengeluarkan biaya karena kini telah ada beberapa tool untuk mengecek kecepatan website secara gratis namun tetap berkualitas, salah satunya adalah Pingdom. Cukup mudah untuk bisa memahami hasil tes Kingdom bagi pemilik website apalagi yang masih asing atau tidak menguasai aspek teknis.

Mengoptimasi Kecepatan Website

Berikut ini adalah cara alternatif untuk untuk mengoptimasi kecepatan website, namun tetap semua tergantung pada hasil tes kecepatan loading website. Berikut ini adalah daftar cara mengoptimasi kecepatan website.

  1. Optimasi Gambar

Sebenarnya mengunggah banyak gambar ke website tidak akan mempengaruhi minat pengunjung apalagi  sangat minim elemen visual. Namun tetap saja untuk file gambar yang akan memasukkan ke website harus tetap dioptimasi, salah satunya menggunakan file berjenis JPEG yang jika dibandingkan dengan PNG memiliki ukuran yang lebih kecil.

Tiny JPG juga dapat digunakan untuk mengkompres gambar, dengan teknik ini ukuran file JPEG yang kecil masih bisa dikurangi lagi.

  1. Gzip Compression Diaktifkan

Gzip compression berfungsi si untuk mengkompres ukuran file website seperti CSS, HTML, JavaScript dan XML yang jika mengaktifkannya secara otomatis resource reserves yang digunakan laptop anda akan berkurang.

  1. Caching Diaktifkan

Caching merupakan proses dimana data Anda akan tersimpan di halaman website namun hanya sementara di browser, sehingga browser tidak harus meminta data dari halaman yang diakses kecuali jika cachingnya terhapus.

  1. Hilangkan Plugin Yang Tidak Perlu

Plugin sangat memanjakan penggunanya, sehingga banyak sekali yang mudah tergiur untuk menginstal berbagai macam plugin di websitenya. Tanpa disadari menginstal banyak plugin akan menjadi penyebab website lambat, karena memang sangat mempengaruhi kecepatan loading meskipun login sedang tidak aktif.

Untuk mencegah loading website menjadi lambat maka pertimbangkan plugin yang anda install agar benar-benar bermanfaat. pertimbangkan saja lalu yang tidak diperlukan sebaiknya dihapus.

  1. Postingan Halaman Utama Blog Dibatasi

Untuk mempertahankan pengunjung yang ada di website, maka banyak sekali yang memposting dihalaman utamanya, namun sebenarnya hal tersebut justru akan memperlambat loading halaman utama blog. Untuk itu batasi untuk memposting agar tampilan tidak terlalu banyak serta pengaturan WordPress juga tidak perlu diubah.

  1. Manfaatkan Embed Untuk Video

Embedding video dapat menampilkan video tanpa harus diunggah ke website. cra ini menjadi cara yang sangat praktis, karena jika menyimpan ke dalam server website justru akan menambah beban bandwidth.

  1. Leverage Browser Caching

Leverage browser caching memiliki cara kerja yang mirip dengan cache, namun menggunakan cara ini Anda dapat menentukan durasi cache berada di browser pengunjung.

  1. Memanfaatkan CDN

Content Delivery Network atau CDN merupakan jaringan server yang ada di berbagai negara dengan fungsi mengirimkan konten di website ke browser pengunjung dari server terdekat. CDN dapat membantu meringankan beban server website dan mempercepat loading. Keberadaan CDN akan membantu pengunjung dari seluruh dunia agar bisa mengakses website Anda yang memiliki server di Indonesia.

  1. Update WordPress

Memperbarui versi WordPress menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat loading website. Setiap meng-update pada CMS ini maka juga akan mempengaruhi terhadap performa website, jadi perhatikan versi WordPress.

Sebaiknya sebuah website memiliki kecepatan loading untuk mempertahankan pengunjung, selain itu kecepatan website juga akan :

  • memperbanyak calon konsumen
  • bisnis sukses disertai pendapatan yang meningkat
  • konsumen akan mendapat jaminan keamanan saat berada di website
  • konsumen akan percaya dengan bisinis yang Anda jalankan

Semoga pembahasan diatas dapat membantu Anda untuk dapat mempercepat loading website Anda dan sukses membangun website. Desainsio.com juga siap membantu untuk membuat performa website Anda siap menjadi website yang ramai pengunjung. Selamat mencoba!