7 Masalah Ini Dapat Menyebabkan Bisnis Online Anda Gagal

7 Masalah Ini Dapat Menyebabkan Bisnis Online Anda Gagal

Tak sedikit kasus yang kita temui bahwa beralihnya toko offline menjadi toko online banyak mengalami kegagalan hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan. Hal tersebut tentu sangat ditakutkan bagi para pengusaha bisnis online, dan untuk mencegahnya Anda harus mencari tahu kemungkinan masalah yang akan timbul saat bisnis Anda dialihkan ke online.

Kegagalan tersebut tak hanya terjadi pada bisnis kecil, bahkan bisnis yang telah mempunyai nama juga dapat mengalami kegagalan. Sebutkan saja Blanja.com yang menjadi salah satu brand ternama namun gagal dalam hal bisnis online. Blanja.com tak terlalu populer seperti Tokopedia ataupun Shopee, jadi belum banyak yang mengenal bisnis online tersebut.

Blanja.com satu-satunya bisnis online dengan status BUMN dan berada di bawah naungan Telkom Group. Awal berdirinya Blanja.com juga menggandeng eBay yang menjadi salah satu platform ecommerce yang sangat populer berasal dari Amerika Serikat, sehingga konsumen tidak harus ikut memikirkan untuk membayar pajak, bea Cukai, ataupun ongkos kirim.

Namun kepopuleran dan eBay tidak memberikan pengaruh yang cukup lama, meskipun pada tahun 2015 sempat mengalami peningkatan, tetapi pada tahun berikutnya terjadi stagnan pada platform ini. Blanja.com kalah bersaing dengan platform e-commerce, apalagi di saat pandemi yang seharusnya banyak pengunjung, tetapi hal tersebut tidak dialami oleh blanja.com.

Akhirnya pada akhir tahun 2020 Telkom resmi menutup Blanja.com karena manajemen yang ingin difokuskan ke pasar B2B.

Masalah Penyebab Bisnis Online Gagal

Di dunia online memiliki permasalahan yang cukup beragam yang menyebabkan bisnis mengalami kegagalan. Banyak alasan yang menyebabkan gagalnya bisnis seperti tanpa tujuan yang jelas, value proposition yang tidak menarik hingga kalah bersaing dengan kompetitor.

Selain itu masih ada masalah-masalah lain yang harus dihindari jika anda tertarik untuk terjun ke dunia bisnis online. Kami akan memberikan ulasan tersebut seperti dibawah ini:

  1. Tujuan Tidak Jelas

Beralihnya bisnis offline ke bisnis online tentu memiliki tujuan. Tujuan tersebut seperti jangkauan pasar yang lebih luas atau untuk meningkatkan kredibilitas bisnis untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Apapun tujuannya anda harus benar-benar merencanakannya sebelum mengambil keputusan, karena akan berpengaruh pada bisnis anda apakah dapat bertahan lama atau tidak. Tanpa adanya rencana, maka anda tidak akan tahu kemana arah bisnis online Anda selanjutnya.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus direncanakan sebelum anda terjun ke dunia bisnis online:

– tujuan bisnis online

– sumber daya

– jenis bisnis

3 hal tersebut harus benar-benar direncanakan secara matang, agar bisnis online Anda dapat berjalan lancar dalam jangka panjang.

  1. Belum Ada Persiapan Untuk Bisnis Online

Untuk membangun bisnis online tak hanya sekedar membutuhkan website dan akun sosial media saja, karena untuk membangun platform online Anda harus memiliki skill dan wawasan ilmu digital. Jadi sebaiknya Anda harus menambah wawasan tentang digital marketing sebagai modal untuk membangun bisnis online anda.

Setelah anda memahami Digital marketing anda akan mendapatkan berbagai metode untuk menjalankan bisnis Anda agar sukses seperti:

– SEO (Search Engine Optimization) yang berfungsi untuk membuat anda berada di peringkat mesin pencari agar mudah ditemukan orang.

– SEM (Search Engine Marketing) untuk mengiklankan website anda di mesin pencari.

– Social Media Marketing untuk mempromosikan produk dan bisnis anda di media sosial

– email marketing untuk mempromosikan produk melalui email.

  1. Tidak Sesuai Keinginan Konsumen

Membangun sebuah bisnis online tidak hanya mementingkan pengembangan platform saja, anda juga harus memikirkan apakah yang diinginkan oleh konsumen. Juga harus memastikan bahwa anda dapat menjadi solusi bagi kebutuhan konsumen.

Baca Juga :  Tips Dan Trik Melakukan Giveaway Untuk Meningkatkan Income Bisnis

Pemahaman kepada konsumen dapat memulai dengan cara membuat buyer persona. Dengan adanya buyer persona, anda akan mengetahui apakah masalah yang dihadapi oleh target konsumen dan anda dapat menawarkan solusi untuk membuat mereka mengatasi masalah.

Tidak berhenti sampai menawarkan solusi untuk konsumen saja, karena anda harus terus mengawasi trend yang sedang berkembang di pasaran. Dari waktu ke waktu permintaan pasar akan terus berubah, untuk itu Anda harus siap menghadapi perubahan yang akan terjadi.

Untuk mengecek perkembangan tren di pasar Anda dapat menggunakan Google Trend, karena dengan Google Trend anda dapat melihat grafik trend pencarian dari berbagai bidang agar anda dapat terus memantau apa yang diinginkan oleh target konsumen. Jika anda mampu untuk mengatasi apa yang diinginkan oleh konsumen, maka Anda dapat mengembangkan bisnis Anda serta mempertahankan konsumen.

  1. Tanpa Perencanaan dan Pengeksekusian yang Salah

Selain tujuan bisnis online yang jelas dan pemahaman tentang digital marketing, masih ada lagi permasalahan yang harus anda waspadai yaitu pengeksekusian yang salah. Anda harus benar-benar merencanakan lebih rinci untuk memperkecil kemungkinan gagal. Dan untuk membuat rencana pemasaran online yang baik, maka anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini:

1. Menentukan Tujuan Pemasaran

Anda harus menentukan apakah tujuan pemasaran anda, seperti ingin meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan pasar atau untuk mendapatkan banyak penjualan.

2. Menggunakan Sales Funnel

Sales funnel adalah model yang akan memberikan penjelasan tentang konsumen apakah sudah mengenal produk Anda atau ingin membeli produk Anda. Hal ini harus diperhatikan karena kedua fase membutuhkan strategi pemasaran yang berbeda.

3. Tentukan Canel Pemasaran

Anda harus menggunakan canel yang tepat yang disesuaikan dengan tujuan pemasaran dan sales funnel. Jika ingin hubungan dengan konsumen tetap terjaga, maka anda dapat menggunakan email marketing agar dapat terus berinteraksi secara langsung dengan menggunakan email.

4. Menentukan Periode Pemasaran

Anda harus menentukan deadline kampanye pemasaran agar dapat terukur.

5. Dana Tidak Cukup

Tak jarang sebuah bisnis online akan mengalami kendala masalah dana, yang akhirnya akan membuat bisnis terhenti. Untuk mencegahnya Anda harus melakukan testing terlebih dahulu. Anda juga dapat mencoba solusi lain berupa menggunakan metode pemasaran gratis seperti SEO dan social media marketing.

6. Value Proposition Tidak Menarik

Value proposition adalah nilai ataupun manfaat yang ditawarkan kepada calon konsumen. Berbeda jenis bisnis, maka berbeda pula value proposition. Value proposition yang ditawarkan juga harus menarik dan disesuaikan dengan minat calon konsumen.

Di sinilah akan terlihat fungsi dari buyer persona, dimana anda akan dimudahkan untuk merancang value proposition agar sesuai dengan minat pembeli. Anda dapat langsung menyesuaikan manfaat produk yang Anda tawarkan dengan permasalahan yang sedang dihadapi oleh konsumen.

7. Kalah Bersaing

Salah satu alasan gagalnya menjalankan bisnis online karena tidak memiliki kemampuan untuk bersaing. Hal tersebut wajar, setiap bisnis pasti menginginkan penjualan yang tinggi sehingga mereka akan melakukan apapun agar bisnisnya dapat dikenal oleh konsumen.

Oleh karena itu, sebaiknya mengidentifikasikan pesaing bisnis Anda sebelum memutuskan untuk beralih ke bisnis online. Langkah pertama Anda harus mencari tahu kompetitor utama bisnis anda, yaitu bisnis yang ada di bidang yang sama. Setelah itu Anda dapat menganalisis data menggunakan teknik SWOT (Streangths, Weaknesses, Opportunities dan Threats).

4 aspek identifikasi SWOT

Ada 4 aspek yang harus anda identifikasikan berdasarkan SWOT:

  1. Strenghts yaitu keunggulan internal bisnis Anda atau kompetitor.
  2. Weakness yaitu kekurangan internal bisnis Anda atau kompetitor.
  3. Opportunities yaitu faktor dari luar yang bisa anda jadikan untuk peluang bisnis Anda atau kompetitor.
  4. Threats yaitu hal-hal yang dapat mengancam bisnis Anda apa kompetitor secara eksternal.

Itulah berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bisnis online yang mengalami kegagalan. Jadi bagi Anda yang ingin terjun ke dunia bisnis online, ada baiknya mengawasi hal tersebut di atas agar tidak terjadi pada anda.

Faktor utama untuk membangun bisnis online adalah website yang stabil dan aman untuk bisnis anda. Menginginkan website yang aman maka anda bisa mendapatkannya di Desainsio.com. Dengan website yang sehat maka akan membuahkan hasil yang maksimal.