Perbedaan dan Persamaan Antara Blog dan Website

Perbedaan dan Persamaan Antara Blog dan Website

Bagi sebagian orang mungkin masih dibingungkan tentang perbedaan antara blog dan website. Sebelum anda memilih satu di antara kedua platform tersebut, akan lebih baik jika anda memahami perbedaan blog dan website agar anda dapat memilih platform yang ingin anda kelola.

Apa itu Blog dan Website

Sebelum membahas tentang perbedaan antara blog dan website, sebaiknya Anda mengetahui apakah yang dimaksud dengan blog dan website.

Website adalah halaman-halaman yang memiliki keterkaitan dalam 1 domain, yang dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi hingga pemerintahan.

Sedangkan blog adalah  kepanjangan dari web log dimana berisi konten seperti opini, pengalaman, ataupun aktivitas sang penulis.

Dari pengertian kedua platform diatas dapat diambil kesimpulan bahwa website adalah istilah untuk menyebut berbagai situs website yang ada di internet, sedangkan blog adalah salah satu jenis website yang populer karena pengelolaannya yang cukup sederhana, bahkan bisa dibilang sangat mudah bagi orang yang tidak memiliki pemahaman coding sekalipun.

Web log dicetuskan oleh John Barger yang mengatakan log berarti aktivitas internet dan web adalah website, yang jika digabungkan menjadi aktivitas internet di website.

Lalu Apakah perbedaan blog dan website? Ada beberapa perbedaan yang bisa anda temukan pada website dan blog, dan pembahasannya adalah sebagai berikut.

Perbedaan Blog dan Website

  1. Konten

Dilihat dari segi konten,  blog berisikan artikel video atau podcast yang membahas satu atau beberapa tema sesuai dengan keinginan pemilik blog. Konten pada blog juga pada umumnya berisi pengalaman, opini ataupun aktivitas pribadi pemilik blog.

Anda bebas membuat blog dengan konten yang membahas tentang satu tema seperti travel, otomotif, parenting, fashion, teknologi dan lain-lain. Yang terpenting adalah blog yang Anda pilih merupakan blog yang anda minati.

Sedangkan konten website diisi dengan informasi tentang sebuah produk atau layanan. Juga sering digunakan untuk kebutuhan organisasi, sekolah, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan dan toko online.

  1. Frekuensi Update

Jika dipandang dari segi update konten, blog lebih bersifat dinamis karena konten yang harus sering diperbarui secara berkala, mulai setiap hari, seminggu sekali dan lain-lain. Setiap blok memiliki jadwal update yang berbeda, karena harus selalu diperbarui dalam waktu tertentu.

Sangat penting untuk meng-update karena sangat berpengaruh pada perkembangan blog, karena para pembaca yang terlanjur masuk ke blog Anda akan selalu menantikan konten terbaru, jika tidak satu persatu pembaca akan meninggalkan website Anda.

Sedangkan website hanya akan melakukan update ketika ada perubahan informasi produk atau layanan yang disediakan. Oleh karena itu kontent website sangat statis karena tidak selalu harus di-update.

  1. Komunikasi

Arah komunikasi pada blog lebih bersifat interaktif karena pembaca blog dapat memberikan tanggapan melalui komentar pada setiap artikel atau konten.

Sedangkan pada website hanya bersifat satu arah karena tidak tersedianya kolom komentar konten. Dengan tujuan yang jelas, website lebih bersifat mengarahkan pengunjung untuk mendapatkan sesuatu.

  1. Gaya Bahasa

Gaya bahasa pada blog cukup variatif, dan tidak ada batasan yang ditentukan. Terkadang Anda dapat menemukan blog yang menggunakan bahasa informal hingga bahasa formal. Namun biasanya blog lebih kepada pendekatan ke pembaca, sehingga menggunakan kata ganti kedua seperti “kamu”, “lu” atau “Anda” agar terlihat lebih personal. Tujuan menggunakan bahasa personal adalah mencegah pembaca merasa bosan saat membaca artikel.

Baca Juga :  Tips Dan Trik Melakukan Giveaway Untuk Meningkatkan Income Bisnis

Sedangkan gaya bahasa pada website lebih profesional dan formal, karena memang digunakan untuk tujuan formal seperti Lembaga, organisasi, instansi pemerintah atau perusahaan.

  1. Subscribe

Pada blog biasanya akan tersedia tombol subscribe untuk pembaca yang tidak ingin ketinggalan update konten terbaru. Jika pembaca men-subscribe atau berlangganan, maka akan mendapatkan notifikasi pada setiap dirilisnya konten baru.

Sedangkan website tidak semuanya menyediakan subscribe, namun website mengirimkan newsletter berisi produk atau layanan.

  1. Pembagian Konten

Pembagian konten pada blog berdasarkan teks dan kategori, sedangkan pada website berdasarkan produk atau layanan yang ditawarkan.

  1. Pengelola

Blog biasanya dikelola secara mandiri dan pemilik blog disebut blogger. Berbeda dengan blog, website dikelola oleh tim ahli atau perusahaan yang digawangi oleh desainer, developer dan copywriter.

  1. Tujuan Konten

Pada blog tujuannya lebih kepada memotivasi, mengedukasi hingga menginsirasi para pembacanya, yang akan membuat pembaca kembali lagi untuk mencari informasi baru.

Sedangkan website lebih spesifik dan lebih kaku. Misalnya Anda masuk ke website traveling, maka Anda akan diarahkan untuk melihat tempat wisata rekomendasi.

Persamaan Blog dan Website

Jika mengamati pembahasan diatas, maka sangat terlihat jelas blog dan website memiliki karakteristik yang berbeda, namun bukan berarti kedua platform ini tidak memiliki kesamaan.

Kedua platform ini masih memiliki persamaan, karena keduanya sama-sama memiliki peran penting untuk perkembangan bisnis online. Jika menggunakan website Anda akan memiliki platform untuk menawarkan produk atau layanan yang Anda tawarkan, hingga calon pembeli benar-benar melakukan transaksi pembelian.

Namun anda tidak bisa sepenuhnya bergantung kepada website saja, karena Anda membutuhkan ketertarikan konsumen dengan brand yang Anda tawarkan dengan cara memberikan konten menarik yang dapat menyelesaikan masalah mereka.

Konten-konten tersebut bisa mereka dapatkan di blog yang anda buat, oleh sebab itu penggunaan website dan blog menjadi kombinasi yang pas untuk menjalankan bisnis online agar dapat berkembang pesat.

Blog atau Website

Blog dan website saling berkaitan, bahkan bisa dikatakan merupakan dua platform yang tidak terpisahkan. Anda bisa membuat blog yang menjadi bagian dari website.

Jika anda memiliki website toko online, perusahaan, organisasi atau lembaga tentu mengharapkan traffic yang datang ke website tersebut. Namun Google lebih menyukai website yang selalu melakukan update, sedangkan website tidak selalu melakukan update konten karena Informasi yang tidak banyak berubah.

Lalu Bagaimana solusi anda? Anda bisa membangun blog untuk berafiliasi dengan website tersebut, dengan tujuan traffic pada website dari blog dapat meningkat tanpa mempengaruhi konten.

Istilah blog tak hanya digunakan untuk Blogspot dan WordPress saja, semua situs yang memenuhi definisi dan karakteristik yang tercantum di atas dapat disebut sebagai blog.

Penutup

website dan blog sama-sama memiliki peran penting untuk kelangsungan bisnis online Anda. Anda dapat menggunakan keduanya jika ingin bisnis Anda berjalan lancar dan bertahan lama. Namun jika Anda menginginkan bisnis yang sukses, maka Anda dapat menggunakan keduanya namun pastikan Anda benar-benar membutuhkannya.

Untuk mengetahui cara membuat blog dan website, Anda dapat mengunjungi Desainsio.com. Anda akan mendapatkan jawaban cara membuat blog atau website sesuai dengan kebutuhan Anda.

Melalui penjelasan tentang perbedaan blog dan website di atas tentu anda sudah dapat menentukan pilihan platform mana yang ingin anda kelola. Jika anda memiliki tujuan untuk berbagi opini pengalaman, cerita maka blok menjadi solusi yang tepat.

Namun jika bertujuan untuk kepentingan yang bersifat formal seperti bisnis, organisasi, perusahaan dan sejenisnya, maka website menjadi pilihan yang tepat.